Senin, 27 Agustus 2012

Peluang Usaha Kuliner Tanpa Warung



Hello.. jumpa lagi di artikel mengenai bisnis usaha yang ada di lingkungan kita. Kali ini saya ingin membahas sebuah peluang usaha kuliner yang tidak memerlukan warung sebagai tempat menjajakan barang dagangan, khususnya makanan atau kuliner. Lalu bagaimana dan apa sih modelnya? mari  kita lanjut dibawah ..

Bisnis usaha kuliner saat ini memang sudah menjadi salah satu trend usaha yang menjanjikan jika kita bisa menyiasatinya dan mengambil kesempatan yang ada. Tapi biasanya usaha jenis ini membutuhkan modal yang tidak sedikit, masalahnya alat masak, bahan baku juga memerlukan modal dan yang paling mahal adalah tempat/kios warung yang harus dipakai untuk menjajakan danganan tersebut apalagi jika lokasinya strategis bisa dibilang begh ... harga selangit dah. Ketiga hal ini mau tidak mau harus dipikirkan jika kita ingin membuka usaha kuliner. Lalu bagaimana kita bisa mensiasati ketiga hal ini?

Di artikel kali ini saya tidak membicarakan mengenai modal bahan baku dan peralatan masak. Yang ingin dibahas disini adalah bagaimana bisa berjualan kuliner tapi tanpa memiliki warung sendiri. Nah, berawal dari ketika ngobrol di sebuah warung angkringan di Jogja. Ketika itu ada orang yang datang dan tahu-tahu menaruh dagangan segepok sate daging ayam kalo tidak salah, padahal dia bukan pemilik warung angkringan disitu. Usut punya usut ternyata orang tersebut memang setiap hari mensuplai sate ayam ke warung-warung angkringan yang ada di Jogja, denger-denger sih lebih dari satu warung yang dia suplai.

Melihat fenomena seperti ini kan bisa dikatakan bahwa orang yang mensuplai sate tersebut tidak perlu memiliki warung sendiri untuk menjajakan sate ayamnya bukan? dia memanfaatkan warung orang lain yang bisa-bisa warung tersebut memang strategis tempatnya.

Bisa dikatakan hal ini adalah sebuah peluang usaha kuliner yang cukup kreatif dan menghemat modal. Anda tinggal menentukan jenis makanan apa yang sekiranya bisa dititipkan di warung-warung makan yang lokasi-lokasinya strategis dan silahkan sharing profit dengan pemilik warung, maka anda sudah bisa menghemat biaya marketing dan biaya tempat. Namun sebisa mungkin makanan atau barang dagangan kuliner anda memang merupakan makanan yang banyak dicari didaerah tersebut. Silahkan jalan-jalan jajan di warung sambil survei untuk bisa menetukan jenis dagangan apa saja yang bisa anda setorkan dan titipkan disana.

Model bisnis ini cukup sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja selagi bisa memanfaatkan peluang usaha kuliner ini dengan baik. Semoga sedikit ulasan artikel ini bisa menambah wawasan dunia usaha bagi kita semua.

Thanks

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.