Jumat, 13 Desember 2013

Usaha Sampingan Karyawan dgn Berinvest di Sektor ini

usaha sampingan karyawan
Memulai usaha bisa menjadi hal yang paling sulit untuk dilakukan oleh para pegawai maupun karyawan sibuk. Setelah lama terpaku menjadi orang gajian, biasanya banyak orang, khususnya para karyawan, akan cukup canggung ketika hendak melangkah ke wirausaha mandiri, meskipun itu dimulai dari usaha sampingan. Ini merupakan kasus yang banyak dialami oleh mereka yang punya keinginan besar untuk memiliki usaha sampingan namun sangat sulit dalam memulai serta menentukan pilihan bidang usaha apa yang akan dibangun.

Melirik laba dari sektor ternak

Sebagai seorang karyawan sibuk, yang dimana pagi hingga sore harus berada di tempat kerja, sehingga saat pulang kerja tak ada banyak hal yang dapat dilakukan lantaran kecapean, maka perlu solusi untuk memilih jenis usaha sampingan yang tepat. Tapi tak usah pusing mau menjalankan usaha apa, salah satu contoh ini bisa dengan mudah untuk segera kita coba, modalnya pun tak perlu hingga puluhan juta, namun hasilnya justru mampu mencapai puluhan juta pertahun. Dan usaha tersebut adalah usaha infestasi di bidang ternak.

Seperti yang kita tahu bahwa bisnis hewan ternak di Indoensia sangat menjanjikan. Ini nampak terlihat bahwasanya Indoensia perlu mendatangkan daging impor dari luar negeri, karena pasokan daging lokal yang memang kurang mencukupi untuk kebutuhan daging dalam negeri. Untuk itu memilih bisnis sampingan hewan ternak ini sangat cocok untuk dijalankan bagi karyawan sibuk.

Sistem kerja sama bagi hasil

Mungkin yang jadi pertanyaan dari kebanyakan kita adalah, bagaimana mungkin menternakkan hewan sementara setiap harinya kita bekerja??? mudah saja solusinya, cukup mencari para petani di daerah, tepatnya di wilayah pedesaan, kemudian ajak kerja sama bagi hasil. Jadi kita sebagai ivestor, akan membeli beberapa ekor hewan ternak, “disarankan sapi/ kambing, yang hasilnya lebih kelihatan” lalu mencari petani yang bisa dipercaya, kemudian mengajaknya bekerja sama untuk pembesaran hewan ternak yang kita beli tersebut dan sepenuhnya akan dilakukan oleh petani.

Pemberlakuan untuk bisnis kerja sama seperti ini, biasanya adalah bagi hasil rata yakni kedua belah pihak atau masing-masing 50 % untuk sapi pembesaran. Dan untuk kambing biasanya anakan yang lahir dibagi menjadi dua. Misal seekor kambing dalam satu tahun memiliki 2 anak, maka 1 anak tersebut menjadi hak atas petani atau peternaknya tadi.

Pilih kambing atau sapi

Saya sarankan untuk tidak terburu memburu hasil secepatnya dari bisnis semacam ini. Anggap saja iseng-iseng infestasi, asal kita optimis hasilnya pasti menguntungkan. Akan tetapi disarankan untuk memilih jenis hewan ternak yang tepat dan sesuai kemampuan. Misal modal Anda di bawah 10 jutaan, maka cukup berinfestasi untuk hewan jenis kambing. Namun bila modal Anda cukup banyak, misal di atas 10 juta lebih, maka ternak sapi bisa menjadi bisnis yang sangat menguntungkan di kemudian hari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.