Minggu, 17 November 2013

inilah Warna Baru Peluang Usaha Kuliner

peluang usaha kuliner
Makanan tak pernah habis dibahas, apa lagi bila membicarakan tentang potensi bisnisnya. Peluang usaha kuliner pun menjadi topik hangat bagi media cetak, eletronik hingga online. Bagaimana sebenarnya potensi dari bisnis kuliner ini,?? simak yukk..!

1. Kuliner sehat lebih disuka

Di jaman modern seperti saat ini, makanan atau masakan semakin beragam dan inovatif. Namun ragam aneka kuliner, nampaknya juga diikuti oleh penyakit modern yang kian banyak dan beragam. Berdasakan pendapat umum, bila tidak hati-hati saat jajan di luar, banyak makanan yang tidak sehat bisa merugikan kesehatan tubuh kita.

Medis pun juga punya anggapan yang sama, bahwasanya, masakan yang sehat tentu adalah masakan yang dimasak sendiri karena bisa terkontrol dalam menggunakan bahan baku masakan. Aneka masakan di luar, biasanya punya kecenderungan yang berorientasi pada rasa yang enak, dan varian menu yang menggoda selera.

Untuk itu kuliner sehat kini tentu menjadi pilihan bagi mereka yang sangat pehatian terhadap kesehatan. Ini pula yang membuat kita sebagai para pelaku usaha harus pula mengetahui akan fenomena tersebut. Bila kita cukup tertantang dengan peluang usaha kuliner, maka jenis kuliner sehat nampaknya lebih menjanjikan prospek bagus.

Apalagi bila kita berani memberika selogan pada usaha yang dibangun misal “Makanan alami membuat tubuh sehat”. Maka tak heran bila kita saksikan di beberapa media yang mengupas aneka kuliner sehat seperti mie dari jagung, tempe dari biji nangka, aneka olahan singkong, jamur dan lain-lain. Yang jelas masyarakat kita saat ini sedang membutuhkan jajanan yang sehat dan aman bagi tubuh.

2. Usaha kuliner butuh inovasi

Tak hanya selogan makanan sehat saja yang dibutuhkan bagi ranah bisnis kuliner modern saat ini, namun sentuhan inovasi juga menjadi hal penting bagi sebuah bisnis kuliner yang solid dan mampu bersaing. Inovasi bagaiamanakan yang dimaksud? tentunya meliputi beberapa hal, bisa dari olahan makanan itu sendiri, dari bagaiamana mengemas usaha gara nampak menarik, serta yang tak kalah penting adalah sasaran konsumen yang jelas.

Yang dimaksud sasaran konsumen yang jelas, yakni, tujuan pangsa pasar harus efektif, apakah ditujukan untuk umum, kalangan menengah ke atas, remaja, anak-anak ataukah dewasa semua umur. Inovasi utama biasanya lebih condong kepada produk yang diolah itu sendiri. Baru-baru ini misalnya, meski nasi merupakan makanan yang biasa, namun dengan mengemas nasi menjadi bentuk burger, jadi burger nasi. Usahanya pun dikemas seapik dan serapi mungkin, dari namanya saja sudah bikin orang penasaran ingin coba.

3. Pilih-pilih jenis peluang usaha kuliner

Kini giliran bagi Anda yang ingin sekali terjun di bisnis kuliner. Tinggal pilih saja, ada kuliner yang dikemas dalam paket bisnis franchise baik gerobak maupun cafe, ada pula peluang usaha kuliner khas daerah yang bisa Anda buka di daerah-daerah potensial.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.