Selasa, 19 November 2013

Peluang Usaha di Rumah, Produksi Nasi Bungkus

peluang usaha di rumah
Banyak orang kini sedang terpaku dalam mendapatkan penghasilan yakni dengan menjadi karyawan. Dalam mencari uang, sah-sah saja lewat berbagai profesi, selama itu dengan cara-cara halal. Apapun upaya untuk mendapatkan uang memang bisa kita tempuh, dan salah satunya ya itu tadi dengan bekerja pada orang lain atau menjadi karyawan.

Namun dikala titik aman dari menjadi orang gajian itu tidak aman, dimana naiknya BBM yang disertai naiknya pula kebutuhan pokok, maka jalan penyeleamatan keuangan lainnya adalah dengan beriwrausaha atau mendirikan peluang usaha di rumah sendiri. Pilihan jenis usaha ada banyak macamnya, dan bisa kita tentukan sesuai kondisi kita masing-masing.

Kondisi yang dimaksud tentu saja kondisi modal dan kemampuan skill dagang. Mendirikan usaha tentunya tak harus jauh-jauh di luar sana dan menyewa tempat yang harganya kadang di luar jangkauan kita. Karena meski di rumah sendiri, kita pun juga bisa berkreasi mendirikan usaha mandiri yang sederhana namun tetap berorientasi pada untung tinggi.

Ide peluang usaha di rumah dgn produksi nasi bungkus

Salah satu ide yang cukup bagus namun sudah banyak dijalankan biasanya oleh para ibu rumah tangga adalah berjualan nasi bungkus. Namun kali ini, kita tidak menjualnya langsung ke konsumen, tetapi kita hanya sebagai produsen atau lebih tepatnya orang yang memproduksi nasi bungkus itu sendiri.

Ketahuilah banyak orang yang lalu lalang di jalanan serta di beberapa tempat atau fasilitas umum butuh makan sewaktu-waktu, dan inilah kesempatan kita untuk memburu pangsa pasar nasi bungkus murah di tengah-tengah masyarakat. Pada tehnisnya, kita hanya membuat atau mengemas nasi bungkus dengan menu yang cukup menggoda, kemudian menjual atau menitipkannya di kantin-kantin.

Kantin manakah yang potensial? ya,, kita tentu harus jeli dalam menentukan sasaran pasar yang akan dituju. Banyak kantin-kantin potensial yang bisa kita tawari atau titipi nasi bungkus buatan kita. Seperti kantin sekolah negeri, kantin-kantin di rumah sakit, kantin di kampus-kampus, hingga kantin-kantin di tempat pariwisata dan kolam renang umum.

Varian menu yang dijual

Bagaiamana selera lidah masyarakat kita??? ya.. tentunya masing-masing daerah punya selera masing-masing. Dan inilah senjata penting untuk kita dalam menciptakan menu-menu makanan dalam nasi bungkus, yang kalau bisa seenak, dan serapi mungkin, namun tetap dengan harga yang ekonomis. Menu-menu seperti nasi rames teri, nasi kering tempe, dan nasi sambal balado, tentunya merupakan jenis-jenis menu yang cukup disuka.

Yang pasti harus diketahui, ini adalah segmennya makanan murah asal kenyang, maka jumlah nasi dan lauk pun bisa kita batasi sesuai dengan harga yang ditawarkan. Untuk pasarnya tak hanya kantin-kantin saja, toko-toko sembako di pinggiran kota yang banyak dikunjungi orang pun bisa kita sasar sebagai mitra. Terus ada lagi, yakni para pelaku usaha angkringan. Mungkin banyak pengelola angkringan kerepotan menyiapkan nasi bungkus, maka kita pun bisa menawarkan diri dengan nasi bungkus buatan kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.